Oleh: Kanisius Kami

Kanisius Kami
Sebagai kabupaten baru, Nagekeo dituntut untuk terus membangun dirinya. Berbagai sorotan ditujukan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Nagekeo untuk membangun berbagai sektor guna meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Ada yang tidak sabaran untuk melihat segara hasil yang dicapai oleh pemerintah daerah.


Tidak sedikit kritik yang ditujukan kepada Pemda (Bupati dan seluruh jajarannya). Semua sektor menjadi sorotan, baik itu infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pariwisata, peternakan, pertanian, pengembangan sumberdaya manusia maupun kebobrokan birokrasi dan korupsi. Gaya kritikpun bervatiasi. Ada yang halus, ada yang langsung mencekik leher. Partisipanpun beragam. Ada yang  sangat aktif, ada yang cuma sebagai pemantau dan ada pula yang menjadi penengah disaat suasana semakin panas. Itulah dinamika yang terjadi di Nagekeo secara khusus dalam media maya NAGEKEO BERSATU. Meski diselingi dengan beberapa postingan ringan yang mengundang tawa tapi semuanya bermuara pada satu harapan bahwa Nageko harus terus dibangun.

Pemda Nagkeo dengan segala keterbatasan sebagai Kabupaten baru terus berupaya membangun Nagekeo. Pembanguna infrastrutktur dan sektor-sektor lain terus dilakukan meski menurut sejumlah pihak belum memenuhi harapan. Yang cukup menjadi perbincangan yang hangat, panjang  dan cukup menyita perhatian adalah rencana pembangunan infrastruktur Bandara di Mbay. Dan, yang lebih hangat lagi adalah masalah penyelesaian tanah masyarakat di Mbay. Ada yang mengkhawatirkan bahwa  kasus di Bima maupun Mesuji bakal terjadi di Mbay jika tidak diselesaikan dengan baik.

Selain pembangunan infrastruktur tentu Pemda Nageko dengan segala kemampuannya telah berupaya membangun sektor-sektor lain yang mungkin tidak terlalu kasat mata dilihat masyarakat. Itulah peran yang telah dimainkan pemerintah. Pertanyaan sekarang, sudahkah masyarakat membangun dirinya? Adalah tidak fair kalau tumpuan pembangunan Nageko diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah.

Masyarakat harus menjadi AGEN PEMBANGUNA YANG UTAMA. Kalau masyarakat hanya menjadi PENIKMAT PEMBANGUNAN maka sampai kapanpun Nageko tidak akan bisa sejahtera. Masyarakat harus menjadi pelaku utama pembangunan. Paradigma inilah yang harus dan terus kita tumbuhkan dalam masyarakat kita. Meraka harus membangun dirinya dan tidak saja mengharapkan pihak lain atau pihak luar yang datang membangun Nagekeo tercinta. Mari, kita bangun Nagekeo dengan KEMAMPUAN dan POTENSI yang kita miliki. BERSAMA KITA PASTI BISA!

Post a Comment

Christiano Nino

{picture#https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj0KcB2zJnuygeQjuecFzerrdkJpWZjyc8k76xsSkJSYMvB1hBZ-ZeMlntNmkpzcrmw_Wq-qHT-4nT0FPZSQ_iKzZdSHTD15SptneHQe1cqWEc5IY_6dJwpfI6NOghNFmHB6TYCMY6oEtI/w439-h438-no/533552_10151083932251805_1888338930_n.jpg} Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam et lacus porttitor, ullamcorper enim ut, dictum ante. Curabitur odio tortor, molestie at justo vitae, ornare auctor eros. Ut risus purus, viverra quis nibh pharetra, dignissim commodo nisi. Maecenas vitae nisi elementum, pulvinar sem non, condimentum turpis. Aliquam ac eros vitae justo venenatis feugiat. Pellentesque pellentesque fringilla tellus, tincidunt cursus eros dapibus at. Aliquam sagittis quis ex vitae hendrerit. {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Powered by Blogger.